Tampilkan postingan dengan label idi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label idi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 April 2010

Mendaftar anggota IDI

Dear Sejawat yang kmaren baru lulus dan udah terima STR, langkah selanjutnya jika TS hendak mendapat SIP adalah mendaftar dulu pada IDI cabang sesuai dengan domisili TS. kalo tinggalnya di jakarta barat yah cukup ke idi sumber waras. kalo jakarta pusat bisa ke idi yang di sam ratulangi menteng, lainnya gw ga tau d.

persyaratan yang perlu dibawa waktu daftar :
1. pas foto 2x3 2bh
2. pas foto 3x4 2bh
3. Fotocopy KTP 2bh
4. Fotocopy ijazah profesi (ijazah terakhir) 2bh
5. Fotocopy STR 2bh
Waktu mendaftar ada biaya keanggotaan awal sekitar 390rb yang nanti dibayarkan via bank BNI

sekian informasinya, semoga membantu

Rabu, 08 April 2009

Info SKP, cara lain dapat SKP

Untuk memperpanjang STR setiap 5 tahun, dokter harus mengumpulkan SKP yang bisa didapat dari seminar atau kursus-kursus.
Cara dapatkan SKP dari membaca jurnal ilmiah kedokteran

Untuk mendapatkan SKP dengan berlanganan jurnal dapat dengan berlangganan Majalah Kedokteran Indonesia (MKI). Dengan langganan 1 tahun mendapatkan 12 SKP, dan mengembalikan lembaran jawaban dr majalah setiap edisinya mendapt tambahan 2 SKP setiap bulan.
Untuk berlanganan dapat menghubungi sekretariat MKI di kantor pusat IDI jl. Dr. Samratulangi no 29 Jakarta 10350 telp. 021.31937910. Fax 021.3900465 .Email : yapenidi@yahoo.com http://www.idionline.org/.
atau dapat dengan mentransferkan biaya langganan ( rp.300.000,- untuk 12 edisi atau Rp 150.000,- untuk 6 edisi) ke rekening yayasana penerbit IDI Bank Mandiri Cabang Kebon Sirih dgn no rekening : 121.0072000247.

Bukti transfer di fakskan ke 021.3900465 dengan menyertakan

Nama:
Alamat jelas
No.telp&Hp
Alamat email
periode berlangganan yang di inginkan


Berlangganan dapat dilakukan secara kolektif


NB: sebenarnya siy menurut gw SKP dan segala tetek bengeknya adalah cara birokrasi buat ngumpulin duit, ujung2nya pelayanan kesehatan di Indonesia tetep aja mahal karena walau sudah selesai skul, para dokterpun masih harus buang2 duit sana sini buat seminar ini dan itu buat ngejar skp, yang ini juga jualan skp biar majalahnya laku OMG mau jadi apa dunia